2018-03-03-PHOTO-00000653
Berita, Kabar Kampuang, Pulang Kampuang, Video Diskusi Inspirasi,

Menjadi Pengusaha Minang Berskala Global

Jika orang Sumatera Barat dianggap salah satu pengusaha yang berhasil menaklukkan Indonesia tentu hal tersebut ada benarnya. Namun pertanyaannya, apakah hal tersebut masih relevan hingga hari ini? Adakah banyak pengusaha Minang yang berhasil menembus pasar global jika dibandingkan dengan pengusaha dari daerah lain, atau bahkan jika dikomparasikan dengan pengusaha luar yang memasuki ranah minang?

Menjadi Pengusaha tentu salah satu cita-cita ideal yang dimiliki oleh orang Sumatera Barat. Dengan disadari oleh keinginan dan dorongan merantau, banyak perantau Minang yang menjadi pedagang untuk menjalanai kehidupan di perantauan. Bagi orang Minang, menjadi pedangang memastikan hidupnya untuk terus berjalan di rantau. Akan tetapi, tentu untuk sekadar hidup saja bukan menjadi cita-cita akhir seorang Pengusaha karena untuk lebih menyejahterakan keluarga besar, membantu orang tua di kampung halaman, membantu saudara di tanah rantau, tentu usaha yang dibuat oleh Pengusaha Minang harus berskala besar dan global.

Bagaimana cara menjadi pengusaha Minang berskala global? Berikut beberapa inspirasi dari Pembicara Inspiration Talks 6 pulangkampuang.com yang diadakan pada Sabtu (3/3) di Ruang Serbaguna FT UNP.

Miliki Standar yang Tinggi

Mimi Silvia Rezalina, merupakan owner dari usaha oleh-oleh dari Batusangkat dengan merk ONE MINANG yang telah menasional. Mimi memberdayakan orang-orang di kampung halamannya untuk menyuplai bahan bahan hingga membuat oleh-oleh dengan standar yang tinggi. Sebagai lulusan Komunikasi dari Universitas Indonesia Mimi menerapkan ilmu yang Ia miliki untuk menjaga kualitas produk yang Ia miliki khususnya branding.

Pada dasarnya untuk bisa bersaing memang produk-produk yang dijual harus sangat berkualitas tinggi. Kualitas bukan haya tentang bagaimana mengemas barang sedemikian rupa sehingga orang lain bisa terperdaya, akan tetapi adalah menjaga seluruh proses penciptaan produk dari hulu ke hilir dengan menerapkan standar baku yang menjamin keseragaman. Banyak sekali produk Minang yang memiliki rasa yang tidak diragukan, akan tetapi tidak mampu menjaga kualitas sehingga tidak berhasil masuk ke pasaran nasional dan global. Oleh karena itu menjadi penting bagi yang ingin menjadi Pengusaha untuk tertib dan konsisten menjaga kualitas.

Miliki Mental yang Kuat

Poppy Irawan, meruapakan seorang dosen di juruan Hubungan Internasional yang belakangan banyak menghabiskan waktu menjadi peternak sapi di Sumatera Barat. Saat ini Poppy telah memiliki usaha peternakan sapi yang sangat besar hingga mampu mempekerjakan orang-orang di kampungnya dan membantu mengangkat derajat kehidupanya. Menurut Poppy untuk menjadi Pengusaha yang bisa ekspansi ke luar didasari dengan mental yang sangat kuat.

Mental yang kuat membuat Pengusaha sanggup bertahan dalam apapun model hambatan usaha yang akan hadir dan datang. Dengan berbekal mental yang kuat seorang saudagar Minang juga mendorong untuk berpikir rasional dan tidak khawatir terlalu jauh atas risiko usaha yang akan dijalankan. Mental yang kuat juga menjadi pendorong Pengusaha Minang bisa berpikir untuk semakin memperlebar usaha semakin maju agar bisa terus berkembang. Poppy juga bercerita bahwa Ia memulai bisnis sapi dari 1 ekor dan skala kecil saja. Saat ini, usahanya sudah beromzet 100-200 juta per hari.

Tidak Gengsi dan Kerja Keras

Marta Gunawan, adalah seorang Eksportir Komoditas yang berasal dari Sumatera Barat. Seusai lulus dari Universitas Andalas dan sempat belajar mengaji dengan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Marta menekuni bisnis ekspor komoditas sedari tahun 2010. Komoditas yang pertama kali dieksport oleh Marta salah satunya adalah pinang. Ia merupakan pemilik CV Mutiara Pinang. Marta termasuk orang yang tidak gengsi dalam menjalankan usaha. Ia mulai dari mengumpulkan pinang sedikit demi sedikit hingga bisa melakukan eksport dengan jumlah sangat besar seperti sekarang.

Kerja keras merupakan inti utama dalam menjalani usaha. Kerja keras juga termasuk menikmati proses berjuang dari bawah agar bisa menyelami usaha yang dijalankan lebih dalam. Hal ini juga dikatakan oleh Dony Oskaria, CEO Transcorp yang juga menjadi pembicara tamu di Inspiration Talk 6 yang memulai karir dari menjadi seorang operator telepon hingga bisa memimpin banyak Perusahaan seperti saat ini.

Segala ilmu tentang bisnis bisa dibaca dan didapatkan dari banyak tempat. Namun kerja keras hanya tergantung dari diri dan pribadi kita masing-masing. Oleh karena itu, tidak ada kata menyerah tentu menjadi kewajiban yang harus dimiliki oleh Pengusaha Minang yang pekerja keras.

Oleh karena itu dunsanak, tunggu apalagi? Ayo mulai usahamu sedari sekarang!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave Comment


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.