222
Kabar Kampuang,

Mandeh, Surga Bahari di Pesisir Samudera Hindia

222

http://tourdemandeh.com/

 

Ondee Mandeh! Jika Sanak termasuk pecinta pantai dan segala pesona bahari, tentu kawasan wisata terpadu satu ini tidak boleh sanak lewatkan. Berlokasi di Pesisir Samudera Hindia, gugusan Pulau dengan pasir putih yang didaulat sebagai Raja Ampatnya Sumatera ini adalah pilihan tepat untuk menikmati liburan.

Tidak hanya hits di kalangan wisatawan lokal, Pemerintah pun menunjukkan komitmennya dalam membangun Kawasan Mandeh. Ditunjuk sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), master plan pengembangan Mandeh pun sedang di garap dan dalam tahap persiapan menjadi Perda. Tidak hanya itu sanak, gerak cepat pembangunan infrastruktur penunjang wisata Mandeh terus dilaksanakan, sebut saja pembangunan jalan sepanjang 24 Km, pembangunan 100 toilet dan yang teranyar adalah pembangunan homestay dengan design bagonjong dan pasar modern. Wuih..

Sadar bahwa pengembangan wisata membutuhkan kesiapan masyarakat sebagai salah satu pihak penting dalam keberhasilan pengembangan wisata Mandeh, berbagai pelatihan sadar wisata mulai diberikan kepada masyarakat.

“Membuktikan Mandeh sukses, itu jauh lebih baik daripada 1000 kali saya memberi pidato atau ceramah”

Kira-kira demikian ungkap Arief Yahya, sang menteri pariwisata dihadapan Bupati Pesisir Selatan dan Wakil Gubernur Nasrul Abit. Membuktikan kesungguhannya, Arief Yahya menyempatkan berkunjung ke Kawasan Mandeh sebelum pembukaan Acara Tour De Singkarak beberapa hari lalu, guna meninjau beberapa progres pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Apa saja sih yang ditawarkan Mandeh?

Selain panorama puncak Mandeh dimana sanak bisa menyaksikan beberapa pulau dari ketinggian, sanak juga bisa uji adrenalin dengan meloncat indah dari karang setinggi sekitar 15 meter. Terpaan angin Samudera Hindia, hamparan hijau gelap laut dan hijau pepohonan pulau dipadu biru langit. Kombinasi sempurna.

http://tourdemandeh.com/

http://tourdemandeh.com/

Arief Yahya, menyebutkan bahwa Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh membagi wisatanya menjadi 3 cluster. Pertama, wisata massif yaitu wisata yang murah dan nyaman. Kedua wisata minat khusus seperti Jump Ciff, Snorkeling, Mangrove dan sebagainya. Dan yang ketiga ada wisata ekslusif yang meliputi Pulau Pagang dan tentu saja Resort Cubadak yang dikelola investor dari Italia.

World Halal Tourism

Pertama kalinya, Sumatera Barat berpartisipasi dalam World Halal Tourism yang akan digelar November mendatang di Abu Dhabi. Hal ini tentu sejalan dengan karakteristik budaya urang awak yang mayoritas muslim dan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Sehingga spesifikasi halal tentu akan menjadi potensi utama wisata Sumatera Barat dalam menarik wisatawan mancanegara. Persis seperti Lombok yang tahun lalu berhasil meraih kategori  “The Best Halal Tourism Destination Award” dan “The Best Halal Honeymoon Destination Award” dalam pentas serupa.

Terlepas dari nominasi ini, tentu kita semua berharap banyak terhadap pengembangan wisata Mandeh. Mandeh tidak hanya dipandang sebagai satu kawasan wisata, namun juga terintegrasi dengan lokasi wisata lain yang berada di Sumbar. Sebut saja, Bukittinggi, Danau Singkarak, Maninjau, dan lain sebagainya. Jadi sudahkah sanak berkunjung ke Mandeh?

 

Gulai Cubadak pakai Langkitang, Ikan di gulai Asam Padeh

Kalau Sanak pulang ke Minang, Jangan lupa datang ke Mandeh 😉

 

Sumber :

http://www.sumbarprov.go.id

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave Comment


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.