M.-Alfatih-Timur-Headshot-e1433878875788
Kabar dari Rantau,

Alfatih Timur, Urang Awak di Deretan Forbes 30 Under 30 Asia

Pulangkampuang.com – Sering mendapat broadcast tentang project KitaBisa.com? Tahukah Anda siapa yang berada dibalik situs crowd funding paling hits di Indonesia ini?

Dia adalah M. Alfatih Timur, urang awak yang berasal dari Payakumbuh. Timmy, panggilan akrabnya, adalah lulusan Manajemen, Universitas Indonesia. Setelah lulus, Timmy bekerja sebagai professional di bidang social entrepreneurship dan social innovation.

 

Bangkitkan Semangat Gotong Royong lewat KitaBisa.com

Timmy bersama Sembilan temannya mengonsep ide KitaBisa pada Desember 2012. Ide ini kemudian dipresentasikan kepada Prof. Renald Kasali, Guru Besar UI yang sebelumnya pernah diasisten oleh Timmy. Prof. Renald menyambut baik ide ini dan berharap bisa dikelola dengan orang-orang yang serius. Walaupun banyak temannya yang perlahan mundur karena tidak bisa bekerja full time, Timmy meyakinkan diri untuk memperjuangkan idealisme sosialnya yang tertuang ke dalam KitaBisa.com.

Praktik crowd funding oleh bangsa Indonesia dikenal dengan istilah patungan. Melalui situs KitaBisa.com, siapapun yang memiliki sebuah projek atau ide untuk mewujudkan sesuatu bisa mempresentasikannya kemudian membuat kampanye agar publik mau memberikan bantuan dana. Di luar negeri, sudah banyak situs crowd funding yang dikenal oleh masyarakat umum. KitaBisa.com kemudian mengadaptasi ide tersebut dengan menyematkan nilai bangsa Indonesia, yaitu gotong royong, sebagai situs crowd funding sosial pertama di Indonesia.

“Jadi ini murni ekonomi kerakyatan yang mengharapkan terjadinya perubahan sosial. Saya percaya, anda pun bisa berpartisipasi dan Indonesia bisa terus berkarya dalam bingkai ekonomi “kita bisa”, bukan “gue bisa” semata. Inilah ekonomi gotongroyong. Andaikan ini menjadi kenyataan, kita pun bisa melihat ibu pertiwi kembali tersenyum,” tutur Prof. Renald Kasali (Kompas.com, 30/7/13) memperkenalkan KitaBisa.com.

 

Anak Muda Pengagum Bung Hatta, Jadi Forbes 30 Under 30 Asia

A big fan of Bung Hatta,” begitulah Timmy menjelaskan dirinya di berbagai media sosialnya. Sosok yang ia kagumi itu pun menginspirasinya menjadi anak muda yang membuat perubahan sosial di Indonesia. Dedikasinya lewat KitaBisa.com tersebut tidak hanya diakui oleh bangsa Indonesia, namun juga menarik perhatian Forbes, majalah bisnis Amerika. Baru-baru ini, Timmy terpilih menjadi salah satu dari 30 Under 30 Asia di bidang Social Entrepreneurs. 30 Under 30 Asia adalah 30 anak muda terpilih dari berbagai negara di Asia, berusia di bawah 30 tahun yang dinilai Forbes telah membuat impact besar dengan profesinya sebagai wirausaha sosial.

Lewat KitaBisa.com, sejak awal pembuatannya Timmy bersama timnya ingin mewujudkan sebuah dampak besar, yaitu kolaborasi. “Dengan jumlah penduduk Indonesia yang luar biasa seperti ini harusna menimbulkan donasi baik ide, dana maupun relawan yang tidak terbendung. Idealnya, orang yang memiliki ide mengatasi isu-isu sosial di Indonesia tidak bingung mendapatkan bantuan karena ada publik yang ingin mendukung,” ungkap Timmy kepada Koran Sindo (9/11/13). Timmy ingin mempermudah akses antar pihak yang ingin mewujudkan sebuah aksi sosial, baik itu sang inisiator maupun para pendukungnya.

 

Harapan untuk Kampuang

Timmy tentunya mempunyai mimpi tentang kampuang halaman, ranah minang tercinta. Ia berharap kampuang bisa dikembangkan oleh anak-anak muda. Langkah awalnya adalah mengembangkan anak-anak muda tersebut. “Saya ingin melihat lebih banyak anak minang merantau keluar Indonesia,” ucapnya.

Ia pun berpesan kepada anak muda di kampuang maupun di rantau, “Peliharalah rasa ingin tahu dan banyak-banyak pelajari perkembangan di luar Indonesia untuk menambah wawasan.”

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave Comment


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.